Jakarta - Kementrian Koperasi dan UKM menetapkan Dewi Motik Pramono M.Sc dan Dedi Gumelar alias Miing sebagai Duta Koperasi dan UKM tahun 2017. "Hal itu dalam rangka mendukung program kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM melalui penyampaian informasi kepada masyarakat, maka perlu ditetapkan Duta Koperasi dan UKM Indonesia 2017", kata Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM Agus Muharram pada acara penetapan Duta Koperasi dan UKM 2017 di Jakarta, Jumat (10/3). Acara tersebut dihadiri pula Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Ahmad Zabadi.

Menurut Agus, pemilihan atas dua sosok tersebut adalah tepat mengingat keduanya merupakan publik figur yang dapat menyampaikan pesan dan informasi program dan atau kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM kepada masyarakat dan stakeholder terkait. "Sebagai publik figur mereka dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik kepada khalayak sasaran dan stakeholder Kementerian Koperasi dan UKM. Mereka juga paham mengenai dinamika dan perkembangan Koperasi dan UKM di Indonesia", jelas Agus.

Selain itu, kata Agus, keduanya juga dikenal sebagai tokoh yang concern terhadap pengembangan KUKM di Indonesia. "Bahkan, Dewi Motik sudah banyak berkiprah di berbagai organisasi pengembangan KUKM di dalam dan luar negeri. Sehingga, dengan luasnya jaringan yang dimiliki Dewi Motik, bisa dimanfaatkan secara optimal", ungkap Agus.

Sebagai Duta Koperasi dan UKM, lanjut Agus, Dewi Motik dan Miing memiliki beberapa tugas utama. Diantaranya, menjadi narasumber dalam event/kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM. Kedua, mensosialisasikan program/kegiatan tiap unit kerja pada Kementerian Koperasi dan UKM kepada stakeholder terkait. Ketiga, sebagai representatif dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan daya saing UMKM dan Koperasi.

Keempat, mempromosikan produk Koperasi dan UKM dalam berbagai event yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM. "Dan membuat laporan tertulis di akhir jabatan atas berbagai kegiatan yang dilakukan selama menjabat Duta Koperasi dan UKM", tandas Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Zabadi menyambut baik peran dan fungsi Duta Koperasi dan UKM 2017 dari kedua tokoh tersebut. Diharapkan kehadiran dua tokoh tersebut bisa meningkatkan awareness dari produk KUKM, khususnya yang ada di Gedung Smesco (Galeri Indonesia WOW). "Mereka juga bisa menjadi jembatan antara pelaku UKM dengan para buyer di dalam dan luar negeri, hingga ke business matching. Kedua tokoh ini juga bisa mumpuni menjelaskan keunggulan produk KUKM kepada masyarakat", kata Zabadi.

Sementara itu, Miing berharap bahwa pihak Kemenkop dan UKM, khususnya di jajaran Eselon I (Deputi) benar-benar bisa memanfaatkan dan melibatkan para Duta Koperasi dan UKM ini dalam setiap implementasi program-programnya di masyarakat. "Kehadiran kita berdua harus dioptimalkan dalan implementasi program Kemenkop dan UKM. Apalagi, sudah ada surat edaran resmi dari Sekretaris Kementerian dan UKM agar peran kita dimanfaatkan para deputi secara maksimal", pungkas Miing.

Jakarta 10 Maret 2017
Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Tag : #